BREAKING NEWS
latest
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Membuka Dan Menyaksikan Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026 Di Kota Cilegon, Sabtu Malam (31/01/2026).


Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju. Hal ini ia sampaikan saat membuka dan menyaksikan beberapa partai Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026 di Kota Cilegon, Sabtu (31/1/2026) malam.


"Olahraga tinju sangat baik untuk jiwa dan raga para atletnya," kata Dimyati.


Dimyati menyarankan pertandingan itu diselenggarakan dari usia muda. Menurutnya, pertandingan di kejuaraan menjadi penting untuk mencari bibit petinju, melatih diri, dan evaluasi terhadap prestasi para atlet. Selain itu, pertandingan resmi berfungsi menyalurkan bakat dan meredam sifat-sifat negatif remaja.


"Daripada anak-anak kita tawuran, kita sediakan arenanya di ring tinju," ungkap Dimyati.


Dimyati menyebutkan, prestasi atlet tinju asal Provinsi Banten juga cukup membanggakan. Olahraga tinju lebih memasyarakat karena juga memiliki manfaat baik.


"Atlet tinju asal Banten sudah ada yang bisa berhasil menyabet juara Asia," katanya.


Menurutnya, tinju itu membangun kedisiplinan diri termasuk pengendalian emosi. Peraturan tinju menjadikan atlet untuk tidak sembarangan saat pertandingan. Di situlah menurutnya kontrol atas emosi diasah.


"Tahan menahan emosi, tinju tidak boleh menggigit, tidak boleh menendang, itu salah satu aturannya," kata Dimyati.


Kemudian, tinju juga membangun mental bagi para atletnya. Saat terjatuh, mereka harus bertarung melawan diri sendiri agar bangkit dan pantang menyerah.


"Seorang petinju adalah pemberani. Tinju juga membangun sportivitas dan strategi pribadi. Strategi melawan dengan aturan-aturan," katanya.


Oleh sebab itu, Dimyati menekankan perlu ditumbuhkan berbagai event atau pertandingan dari segala usia. Baik pertandingan berskala lokal, regional, nasional, bahkan internasional.


"Melalui pertandingan-pertandingan, kita juga bisa melihat kekuatan diri kita dan daerah lain," katanya.


Sementara itu, Ketua Pengprov Pertina Provinsi Banten Verry Yugangga menyatakan, pihaknya terus menyelenggarakan berbagai event atau pertandingan, baik di Provinsi Banten atau mengikutsertakan peserta dalam kejuaraan-kejuaraan nasional dan internasional. Ia juga selalu koordinasi dengan pengurus Pertina di kabupaten/kota dan pengurus pusat untuk berbagi informasi pertandingan.


"Baik untuk proses pencairan bibit atau untuk meningkatkan prestasi."ujarnya. 


Verry mengatakan, prestasi tinju Banten sudah cukup membanggakan. Salah satu atlet tinju dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Mars De Volta, berhasil menyabet Juara II pada Youth Asia Championship.


"Dan, untuk level-level kejurnas, Banten sudah banyak menorehkan prestasi," ungkap Verry.


(Adv).

Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Membuka Dan Menyaksikan Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026, Di Kota Cilegon, Sabtu, (31/01/2026).


Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju. Hal ini ia sampaikan saat membuka dan menyaksikan beberapa partai Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026 di Kota Cilegon, Sabtu (31/1/2026) malam.


"Olahraga tinju sangat baik untuk jiwa dan raga para atletnya," kata Dimyati.


Dimyati menyarankan pertandingan itu diselenggarakan dari usia muda. Menurutnya, pertandingan di kejuaraan menjadi penting untuk mencari bibit petinju, melatih diri, dan evaluasi terhadap prestasi para atlet. Selain itu, pertandingan resmi berfungsi menyalurkan bakat dan meredam sifat-sifat negatif remaja.


"Daripada anak-anak kita tawuran, kita sediakan arenanya di ring tinju," ungkap Dimyati.


Dimyati menyebutkan, prestasi atlet tinju asal Provinsi Banten juga cukup membanggakan. Olahraga tinju lebih memasyarakat karena juga memiliki manfaat baik.


"Atlet tinju asal Banten sudah ada yang bisa berhasil menyabet juara Asia," katanya.


Menurutnya, tinju itu membangun kedisiplinan diri termasuk pengendalian emosi. Peraturan tinju menjadikan atlet untuk tidak sembarangan saat pertandingan. Di situlah menurutnya kontrol atas emosi diasah.


"Tahan menahan emosi, tinju tidak boleh menggigit, tidak boleh menendang, itu salah satu aturannya," kata Dimyati.


Kemudian, tinju juga membangun mental bagi para atletnya. Saat terjatuh, mereka harus bertarung melawan diri sendiri agar bangkit dan pantang menyerah.


"Seorang petinju adalah pemberani. Tinju juga membangun sportivitas dan strategi pribadi. Strategi melawan dengan aturan-aturan," katanya.


Oleh sebab itu, Dimyati menekankan perlu ditumbuhkan berbagai event atau pertandingan dari segala usia. Baik pertandingan berskala lokal, regional, nasional, bahkan internasional.


"Melalui pertandingan-pertandingan, kita juga bisa melihat kekuatan diri kita dan daerah lain," katanya.


Sementara itu, Ketua Pengprov Pertina Provinsi Banten Verry Yugangga menyatakan, pihaknya terus menyelenggarakan berbagai event atau pertandingan, baik di Provinsi Banten atau mengikutsertakan peserta dalam kejuaraan-kejuaraan nasional dan internasional. Ia juga selalu koordinasi dengan pengurus Pertina di kabupaten/kota dan pengurus pusat untuk berbagi informasi pertandingan.


"Baik untuk proses pencairan bibit atau untuk meningkatkan prestasi."ujarnya. 


Verry mengatakan, prestasi tinju Banten sudah cukup membanggakan. Salah satu atlet tinju dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Mars De Volta, berhasil menyabet Juara II pada Youth Asia Championship.


"Dan, untuk level-level kejurnas, Banten sudah banyak menorehkan prestasi," ungkap Verry.


(Adv).

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tutup Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Hadir Pada Penutupan Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025, Di Gelanggang Boling Bowl. Inc Entertainment District Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Senin, (08/09/2025).


Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Persatuan Boling Indonesia (PBI) yang memilih Provinsi Banten menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Piala Soetopo Jananto 2025, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pengunjung di Wilayah Provinsi Banten.

"Terima kasih kepada PBI yang menyelenggarakan di daerah Provinsi Banten untuk memperebutkan Piala Soetopo," ungkap Dimyati Natakusumah saat menghadiri Penutupan Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025 di Gelanggang Boling  Bowl.inc  Entertainment District Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Senin (8/9/2025) malam.

Selanjutnya, Dimyati Natakusumah mengatakan olahraga boling tidak hanya menyehatkan badan, melainkan menjadi olahraga untuk menghilangkan penat.

"Ini olahraga yang asik, olahraga yang menyenangkan hati, apalagi di tempat wisata seperti ini," katanya.

Selain itu, Dimyati Natakusumah menuturkan olahraga boling juga mengedepankan bagaimana menyatukan dan mengkoordinasikan antara mata, tangan dan kaki.

"Jadi geraknya harus sama dan seimbang, itulah interdependensi saling ketergantungan sehingga menjadikan sebuah akselerasi dan menjadi sebuah kesatuan agar tepat sasaran," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dimyati Natakusumah berharap dengan digelar kejurnas tersebut dapat mendorong para atlet boling khususnya di Provinsi Banten untuk meningkatkan prestasi.

"Kita berharap nanti ke depan PBI Banten menyelenggarakan bowling tingkat pelajar, tingkat universitas, dan tingkat profesional," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati Natakusumah juga menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang memenangkan pertandingan.

"Selamat kepada para atlet yang meraih prestasi dan untuk yang lainnya diharapkan dapat terus berlatih sehingga ke depan dapat meraih prestasi," katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Marsekal Madya (Marsda) TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron mengatakan Kejuaraan Nasional Boling Piala Soetopo Jananto merupakan agenda rutin PB PBI.

"Ini merupakan agenda rutin kita dari PBI yang seharusnya memang untuk persiapan SEA Games serta ajang prestasi buat pembinaan seluruh provinsi," ujarnya.

Selanjutnya, Agus Muhammad Bahron menuturkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pelatnas untuk 8 atlet Indonesia yang akan mengikuti SEA Games 2025 di Thailand.

"Jadi nanti ada 4 atlet putri dan 4 atlet putra yang sudah kita persiapkan. Nah, tanggal 11 (September, 2025) ini mereka sudah masuk pelatnas," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto tahun 2025 berlangsung dari tanggal 1 sampai dengan 8 September 2025. Kejuaraan ini diikuti 11 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, dan Banten.

Sedangkan, peserta berjumlah 91 orang, para peserta memperebutkan total 33 medali yang terbagi dalam 11 emas, 11 perak, dan 11 perunggu. Adapun juara umum Piala Soetopo Jananto tahun 2025 diraih oleh tim Jawa Timur. (Red).

Saksikan Laga Persita Lawan Persebaya, Gubernur Banten Andra Soni : Olahraga Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Banten Andra Soni, Menyaksikan Pertandingan Antara Persita Tangerang Melawan Pesebaya Surabaya, Pada Matchday BRI Super League 2025/2026, Di Indomilk Arena Stadium, Kabupaten Tangerang, Sabtu, (16/08/2025).


Gubernur Banten Andra Soni saksikan laga sepak bola profesional, Match Day BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan Persebaya Surabaya di Indomilk Arena Stadium, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/8/2025).  Andra Soni yakin, olahraga mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

Andra Soni bersyukur atas berlangsungnya pertandingan tersebut. Katanya, even olahraga membawa peluang bagi pengembangan perekonomian di Provinsi Banten. Karena, setiap berlangsungnya pertandingan memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.  "Bisa menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru," katanya.

Bersama Andra Soni, turut menonton laga Persita lawan Persebaya Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani.  

Andra Soni sangat antusias menyaksikan laga Persita lawan Persebaya. Andra Soni tampak memberikan semangat saat Persita melakukan serangan ke gawang lawan. 

Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan, kehadiran Gubernur untuk menyaksikan laga Persita dan Persebaya merupakan suntikan motivasi bagi Persita untuk berprestasi.  "Spirit bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang," kata Moch Maesyal Rasyid. 

Match Day Persita lawan Persebaya disaksikan sekitar   tiga ribu penonton. Sampai pertandingan berakhir skor pertandingan Persita - Persebaya 0 - 1.  

Sampai pekan ini, Persita sudah menjalani dua pertandingan. Laga pertama melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium. 

Sebagai informasi, pada BRI Super League 2025/2026, dua klub sepak bola profesional memilih homebase atau kandang di Provinsi Banten.  Pertama, Klub Sepak Bola Dewa United memilih homebase di Banten International Stadium, Kota Serang. Klub kedua adalah Persita Tangerang dengan homebase di Indomilk Arena Stadium Kabupaten Tangerang. (Red).


Sabet 22 Medali Emas, Kontingen Provinsi Banten Masuk Peringkat 10 Besar

 

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani, Menyaksikan Penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, Dari Tribun Stadion Utama Sumatera Utara, Pada Jumat (20/9/2024). (Ist)


Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut resmi ditutup pada Jumat (20/9/2024) malam, di Stadion Utama Sumatera Utara. Kontingen Provinsi Banten berhasil menyabet 22 medali emas 24 perak dan 33 perunggu pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Dengan perolehan itu, Provinsi Banten berhasil masuk peringkat 10 besar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, Pemprov Banten sangat bersyukur atas perolehan yang membanggakan. Ini semua tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, dari mulai atlet, pelatih dan official.

"Sehingga perolehan medali kali ini meningkat jauh dari sebelumnya,," ujarnya. 

Dengan semangat para atlet yang luar biasa itu, Syaukani optimis di PON selanjutnya, Provinsi Banten mampu meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi, dan tentu Pemprov Banten akan mendukung itu.

"Kita giatkan lagi. Kita yakin bisa," ujarnya. 

Dikatakan Syaukani, jumlah perolehan emas Provinsi Banten sama dengan Provinsi Lampung. Hanya saja perolehan perak kita lebih banyak, sehingga lebih unggul. 

Tidak sampai di situ, pihaknya juga melakukan protes atas dianulirnya satu medali emas yang diperoleh dari Binaraga. Dan, setelah ada protes dan dipertimbangkan oleh panitia besar PON, akhirnya emas itu kembali masuk perhitungan. 

"Protes kita diterima tadi malem," ujarnya. 

Protes itu secara resmi diterima melalui Surat Panitia Besar PON XXI tahun 2024 Nomor 1493/sekr-PB. PON XXI/IX/2024 tentang Pengembalian medali emas binaraga atas nama T. Rahmat Widjaya.

"Dalam surat itu, di poin 4 menjelaskan bahwa mengembalikan pencantuman raihan 1 emas binaraga pada kelas +85kg atas nama atlet T. Rahmat Widjaya agar dicantumkan dalam peringkat perolehan medali emas Provinsi Banten," jelasnya. 

Menurut Syaukani, Pemprov Banten saat ini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana termasuk penyiapan SDM-nya, untuk menjadi tuan rumah pada pelaksanaan PON 2032 nanti bersama Provinsi Lampung. 

"Kita masih ada waktu 8 tahun lagi," pungkasnya. (Yus/Red).

PON XXI Aceh-Sumut Sebagai Pendongkrak Ekonomi

 

Pembukaan Pekan Olahraga (PON) XXI Aceh - Sumut Tahun 2024


Oleh: Bagus Pratama

 

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi atlet-atlet dari seluruh penjuru Indonesia, tetapi juga telah menciptakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di daerah tuan rumah.  

Antusiasme masyarakat Aceh dan Sumatera Utara dalam menyambut perhelatan ini membawa dampak nyata bagi berbagai sektor, terutama pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  

Gelaran multi-olahraga terbesar di tanah air ini telah menjadi pendorong signifikan bagi aktivitas ekonomi lokal, menciptakan peluang besar bagi masyarakat setempat untuk meraih manfaat langsung dari penyelenggaraan event nasional ini. 

Masyarakat lokal, seperti yang diungkapkan oleh Destika Gilang, warga Banda Aceh, merasakan langsung dampak positif PON XXI. Gelaran ini membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk lokal mereka, termasuk makanan khas, kerajinan tangan, dan produk budaya lainnya.  

Banyaknya tamu yang datang dari berbagai daerah, baik sebagai atlet, ofisial, maupun penonton, memberi dorongan besar bagi sektor ekonomi kreatif. Hotel, restoran, dan berbagai tempat wisata di Aceh dan Sumatera Utara juga dipenuhi pengunjung, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Bagi pelaku UMKM, ini adalah momen untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka ke khalayak yang lebih luas. 

Tidak hanya sektor ekonomi, PON XXI juga membawa dampak positif pada pariwisata. Destika, yang berharap besar pada dampak ekonomi dari PON, melihat adanya peluang untuk mempromosikan budaya Aceh ke para tamu yang datang dari luar daerah.  

Destinasi wisata seperti Masjid Raya Baiturrahman dan Pantai Lampuuk menjadi magnet bagi para pengunjung yang datang ke Banda Aceh. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Aceh, sekaligus meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. Para pelaku usaha pariwisata, mulai dari pemandu wisata hingga pengrajin cinderamata, merasakan lonjakan permintaan selama perhelatan ini berlangsung. 

Selain itu, antusiasme masyarakat juga tercermin dalam keterlibatan mereka dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut. Warga asal Pematangsiantar, Torus, yang mengikuti langsung rangkaian acara di Sumatera Utara, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam memastikan jalannya acara tetap kondusif dan tertib.  

Panitia penyelenggara, bekerja sama dengan pihak keamanan, berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para peserta dan pengunjung. Stabilitas dan ketertiban selama event ini berlangsung memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pelaku usaha untuk tetap beraktivitas, serta memastikan roda ekonomi terus berputar. 

Lebih jauh, PON XXI Aceh-Sumut tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ajang budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.  

Salah satu warga asal Jakarta yang bekerja di Banda Aceh, Deny Boy menilai bahwa gelaran ini memadukan unsur olahraga dan budaya, menciptakan pengalaman yang unik bagi para tamu.  

Selain menyaksikan kompetisi olahraga, para pengunjung juga disuguhkan pertunjukan seni dan budaya Aceh, seperti tari Saman dan rapai, yang mampu memikat hati para wisatawan. Melalui perhelatan budaya ini, Aceh berkesempatan memperkenalkan warisan budayanya tidak hanya ke seluruh Indonesia, tetapi juga ke dunia internasional. 

Deny juga menilai bahwa PON XXI Aceh-Sumut memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata untuk berkembang. Pelaku usaha di Banda Aceh, Medan, dan daerah-daerah lain yang menjadi tuan rumah berbagai cabang olahraga, merasakan peningkatan signifikan dalam transaksi harian mereka.  

Perhelatan ini memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan, terutama di sektor pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Selain itu, kemeriahan ajang ini juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi lokal, baik melalui partisipasi sebagai pengrajin, penyedia jasa, maupun pelaku usaha di sektor kreatif lainnya. 

Penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut telah memberikan stimulus ekonomi yang kuat, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil. UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal, mendapatkan ruang lebih luas untuk mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih besar.  

Ajang multi-olahraga nasional ini juga memperkuat konektivitas antara daerah tuan rumah dengan daerah-daerah lain di Indonesia, yang pada akhirnya meningkatkan volume perdagangan dan transaksi antarwilayah.  

Dalam konteks ini, PON XXI tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal selama event berlangsung, tetapi juga menciptakan peluang jangka panjang bagi pengembangan ekonomi di Aceh dan Sumatera Utara.

Dukungan yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, panitia penyelenggara, hingga masyarakat lokal, menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk mendukung kesuksesan PON XXI.  

Kerja sama ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Aceh dan Sumatera Utara bersatu dalam semangat kebersamaan untuk menyukseskan perhelatan olahraga nasional terbesar di Indonesia. 

Antusiasme masyarakat tidak hanya tampak dalam dukungan mereka di lapangan pertandingan, tetapi juga dalam partisipasi mereka di sektor-sektor ekonomi yang terkait dengan penyelenggaraan PON.

Keberhasilan PON XXI Aceh-Sumut dalam meningkatkan ekonomi lokal menjadi contoh nyata bagaimana sebuah event olahraga dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Dari aspek ekonomi kreatif hingga pariwisata, PON 2024 membawa angin segar bagi para pelaku usaha dan masyarakat yang terlibat.  

Antusiasme yang tinggi dari masyarakat, ditambah dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, telah menjadikan PON XXI lebih dari sekadar ajang kompetisi olahraga. Ajang ini menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi, promosi budaya, dan penguatan kebersamaan di antara masyarakat Aceh dan Sumatera Utara. 

Dengan berjalannya PON XXI, dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat Aceh dan Sumatera Utara diharapkan dapat terus berlanjut. Para pelaku usaha lokal mendapatkan keuntungan langsung dari perhelatan ini, sementara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mengalami peningkatan yang signifikan.  

PON XXI Aceh-Sumut telah membuktikan bahwa olahraga tidak hanya mampu mempersatukan bangsa, tetapi juga dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ajang multi-olahraga nasional ini membuka peluang besar bagi masyarakat lokal untuk memajukan perekonomian mereka melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kebersamaan.

 

*) Analis Ekonomi Makro - Lembaga Riset Ekonomi Nusantara

Grup 1 Kopassus kembali torehkan prestasi Juara Umum Danjen Kopassus Shooting Championship 2024

Prajurit Grup 1 Kopassus meraih Juara Umum Perorangan Senapan dan Juara Umum Tim Senapan, Dalam Ajang Danjen Kopasus Shooting Championship 2024 Di Solo.

Solo-Prajurit Grup 1 Kopassus kembali torehkan prestasi Juara Umum Danjen Kopassus Shooting Championship 2024 yang diselenggaran oleh Grup 2 Kopassus pada tanggal 25 s.d 26 Mei 2024.

Sebanyak 11 orang Prajurit Grup 1 Kopassus yang tergabung dalam Baladika Shooting Club (BSC) mengikuti ajang bergengsi tahunan dalam rangka memperingatu HUT ke 72 Kopassus yang diselenggarakan oleh Grup 2 Kopassus di Solo.

Kegiatan ini diikuti oleh 751 orang peserta dan 120 tim untuk merebutkan beberapa kecabangan baik senapan maupun pistol.

Dalam lomba yang berlangsung selama 2 hari itu, Grup 1 Kopassus berhasil meraih juara sbb:

Juara 1 Open Beregu jarak 300 M (Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)

Juara 3 Standar Perorangan 300 M (Praka Maburozi) 

Juara 2 Standar Beregu 300 M (Serka Suranto dan Praka Geren)

Juara 1 100 M Open Plat Perorangan  (Praka Mabruazi)

Juara 1 100 M Plat Standart Perorangan (Serka Wahyu)

Juara 2 100 M Plat Standar Beregu (Serka Suranto dan Praka Mabruazi)

Juara 1 Obstacle Tactical 100 M open (Serka Wahyu)

Juara 1 Obstacle Tactical 100 M standart (Praka Geren)

Juara 3 Obstacle Tactical 100 M

(Praka Mabruazi)

Juara 1 Tactical 100 M Open Team

(Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)

Dengan hasil di atas Grup 1 Kopassus meraih Juara Umum Perorangan Senapan dan Juara Umum Tim Senapan. Sebelumnya Grup 1 Kopssus juga meraih Juara Umum menembak beregu Pistol pada Apel Dansat se Kopassus. (Yus/Red)

Ini Persiapan Dispora Banten Hadapi POPDA Banten XI/2024

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani

SERANG - Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Banten ke XI tahun 2024 tinggal bebetapa bulan lagi. Berbagai persiapan dan tahapan terus dilaksanakan demi suksesnya kegiatan tersebut.


Sebagai informasi, ajang POPDA Provinsi Banten ke XI tahun 2024 akan dilaksanakan pada 8 hingga 13 Juni 2024 di Kota Tangerang.


Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, saat ini persiapan POPDA terus dilakukan, salah satunya melakukan tahapan pendaftaran.


"Saat ini mulai proses pendaftaran peserta," kata pria yang akrab disapa Oni itu, Senin (19/2/2024).


Oni mengungkapkan, POPDA ke XI 2024 ini akan diikuti oleh delapan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten. "Untuk cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan nanti itu ada 25 cabor," ucapnya.


Dijelaskan Oni, adapun tahapan pendaftaran peserta POPDA XI 2024, yaitu, tahap pendaftaran 1, Entry by Sports tanggal 16 – 29 Februari 2024.

Tahap Pendaftaran 2, Entry by Numbers tanggal 16 – 29 Maret 2024.


"Tahap Pendaftaran 3, Entry by Names tanggal 11 – 30 April 2024 dan tahap Akhir, Keabsahan Peserta tanggal 8 – 16 Mei 2024," jelasnya. (ADV)

Memble di Uji Coba, Elkan Baggott Janji Timnas Indonesia Tampil Beda di Piala Asia 2023

Elkan Baggott Saat Bergabung Pemusatan Latihan Timnas Indonesia.


JAKARTA - Timnas Indonesia membawa modal buruk untuk berlaga di Piala Asia 2023 dengan hasil tiga kekalahan dalam uji coba. Bek skuad Garuda, Elkan Baggott pun memberi pembelaan.


Pemain klub kasta kedua Liga Inggris, Ipswich Town itu menjanjikan penampilan Timnas Indonesia bakal berbeda saat memasuki Piala Asia 2023.


Sebelumnya, tiga kekalahan dirasakan Elkan Baggott C dalam masa persiapan menuju Piala Asia 2023. Timnas Indonesia takluk 0-4 dan 1-2 saat bersua Libya pada 2 serta 5 Januari lalu.


Kemudian yang terbaru, Timnas Indonesia dihajar Iran lima gol tanpa balas di Qatar, Selasa (9/1/2024). Tentu hasil ini cukup mengecewakan lantaran di Piala Asia 2023 perjuangan skuad Garuda lebih berat lagi.


Meski begitu, Elkan Baggott optimistis tim akan mendapatkan hasil terbaik saat Piala Asia 2023. Sebab, uji coba bukan melihat hasil pertandingan melainkan progres selama latihan.


"Tentu kami masih optimis. Kami tidak melihat hasil pertandingan hari ini," kata Elkan Baggott dilansir dari suara.com, Rabu (10/1/2024).


"Kami hanya melihat bagaimana kami mempraktekkan apa yang sudah kami latih untuk menghadapi pertandingan pertama kami. Jadi seluruh tim masih berusaha bersama dan masih optimis menatap turnamen," jelasnya.


Pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Timnas Indonesia ditargetkan lolos ke babak 16 besar.


Di laga perdana, Timnas Indonesia akan menghadapi Irak, 15 Januari 2024. Empat hari berselang, giliran Vietnam yang akan dihadapi.


Pada laga terakhir grup, Jordi Amat dan kawan-kawan menantang Jepang, 24 Januari mendatang. Butuh kerja keras bagi Timnas Indonesia memenuhi target karena lawan yang dihadapi tak sembarangan. (Red)

Takut Dihukum Pelatih, Rio Fahmi Rela Lakukan Ini Selama Libur BRI Liga 1

 Pemain Persija Jakarta ilham Rio Fahmi mengaku takut mendapat hukuman dari Pelatih fisik Paul Keenan.


JAKARTA - Pemain Persija Jakarta ilham Rio Fahmi mengaku takut mendapat hukuman dari Pelatih fisik Paul Keenan. Oleh sebab itu, ia lebih memilih fokus berlatih ketimbang leha-leha di tengah libur BRI Liga 1.


Sebagaimana diketahui, BRI Liga 1 diliburkan sejak 18 Desember 2023, usai laga terakhir di pekan ke-23. Persija dijadwalkan kembali berkumpul pada 15 Januari sebelum melakoni pertandingan pekan ke-24 di awal Februari 2024.


Rio Fahmi menjelaskan ada target yang diberikan dari Pelatih Paul Keenan kepada pemain selama libur BRI Liga 1. Demi memenuhi target itu, sang pemain merelakan waktu jalan-jalan untuk latihan.


“Mungkin sedikit berbeda dengan yang lain. Saya hanya pulang kampung tapi tidak jalan-jalan," kata Rio Fahmi dilansir dari suara.com, Kamis (4/1/2024).


"Saya menghabiskan waktu dengan latihan sendiri saja,” jelas pemain 22 tahun tersebut.


Rio Fahmi melanjutkan bahwa akan ada hukuman untuk pemain andai kondisinya tidak bagus saat kembali ke tim. Itu seperti kegemukan karena tak bisa menjaga kondisi tubuh selama libur.“Coach Paul (Keenan) kasih program buat satu tim selama liburan ini. Lalu ada hukumannya dari coach kalau berat badan kami ada yang naik dari liburan ini. Karena programnya cukup ketat, jadi saya banyak menghabiskan waktu di gym saja," terang Rio Fahmi.


“Kalau dari coach Paul programnya hanya gym dan jogging. Jadi buat variasi, saya menambah menu latihan pakai bola untuk ball feeling,” pungkasnya.


Persija untuk sementara menduduki posisi kesembilan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 32 poin. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu masih memiliki hasrat masuk empat besar untuk ikut championship series.


Pertandingan terdekat Persija adalah menghadapi Borneo FC di pekan ke-24 BRI Liga 1. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Segiri pada 6 Februari 2024. (Red)


Pj Gubernur Al Muktabar Lepas Peserta Sepeda Tour de Banten 2023

 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas peserta Sepeda Tour de Banten 2023 kolaborasi Komunitas Serang Road Bike dengan Kepolisian Daerah Banten di Pendopo Bupati Serang. 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas peserta Sepeda Tour de Banten 2023 kolaborasi Komunitas Serang Road Bike dengan Kepolisian Daerah Banten di Pendopo Bupati Serang. Sabtu, (25/11/2023). Tour de Banten 2023 turut perkuat gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) khususnya di Provinsi Banten.

Sepeda Tour de Banten merupakan tour sepeda pertama yang melintasi rute berbagai obyek wisata di Provinsi Banten. Tour ini diikuti sekitar 250 peserta lokal dan mancanegara.

Al Muktabar juga menyampaikan, kegiatan ini  merupakan upaya Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten yang berkolaborasi dengan stakeholder dalam memperkenalkan Banten sebagai daerah wisata. Ia berharap, dengan karakteristik daerah wisata di Provinsi Banten yang berbeda-beda mampu memberikan kesan tersendiri kepada para peserta.

“Maka tentu beberapa destinasi wisata di Banten ini  akan menjadi rute perjalanan  gowes. Santai saja nikmati alam kita dan tangkap apa yang bisa kita nikmati dari setiap destinasi wisata itu agar Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) bisa terus kita upayakan,” jelasnya. 

Ia juga menekankan kepada para peserta untuk selalu menjaga keamanan dalam perjalanan. Dengan begitu, para peserta  bisa menikmati tempat wisata yang dilewati dengan nyaman.

“Karena dengan menjaga keamanan, kita bisa nyaman menikmati perjalanan dan keindahan alam yang kita lewati,” ungkapnya.

Sementara itu Wakapolda Provinsi Banten Sekaligus Ketua Pelaksana Sepeda Tour de Banten M Sabilul Arif, menyampaikan kegiatan ini selain menjalin silaturahmi antar komunitas sepeda juga bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata di Provinsi Banten melintasi dua rute yang berbeda.

“Kegiatan ini adalah kegiatan pertama yang diikuti kurang lebih 250 peserta dengan 2 rute perjalanan. Dimana 150 peserta melewati rute 150 KM dan sisanya melewati 250 KM yang tentunya disuguhkan berbagai wisata di Provinsi Banten,” ungkap Arif.

Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh masyarakat umum baik dalam dan luar negeri. Dengan konsep menikmati keindahan alam, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi agenda tahunan dengan peserta yang terus bertambah.

“Insya Allah ini akan menjadi besar, dan harapannya di event yang pertama ini menjadi starting point untuk terus mengembangkan kegiatan gowes di Provinsi Banten pada tahun berikutnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rute yang dilewati peserta baik di rute 150 KM atau 250 KM melewati destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. (Sal/Red)

Senam Sehat Bersama, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti senam bersama ribuan masyarakat Kota Tangerang Selatan. Senam sehat tersebut berbarengan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) dalam Ekspedisi Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak di Kota Tangerang Selatan.


TANGSEL  - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti senam bersama ribuan masyarakat Kota Tangerang Selatan. Senam sehat tersebut berbarengan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) dalam Ekspedisi Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak di Kota Tangerang Selatan, pada Rangkaian HUT Ke-23 Provinsi Banten di Jalan Pahlawan Seribu, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Minggu (19/11/2023).

"Kita awali ini dengan senam sehat, tentu yang diinginkan kesehatan dengan baik dan bugar," ungkap Al Muktabar.

Dikatakan, dengan memiliki kesehatan tubuh yang baik tentunya dapat mendukung ketika menjalankan aktivitasnya, sehingga dapat lebih produktif dan memberikan nilai tambah.

"Sehingga kita memiliki ketahanan tubuh yang kuat untuk menjalankan aktivitas kita," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar juga didampingi Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Budi Prajogo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat, Komandan Grup 1 Kopassus TNI AD Kolonel Inf Irfan Amir, Forkopimda Provinsi Banten, Forkopimda Kota Tangerang Selatan serta Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten dan tamu undangan lainnya.

Usai mengikuti senam sehat, Al Muktabar juga meninjau sejumlah pelayanan, di antaranya pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Samsat keliling.

Tidak hanya itu, Al Muktabar juga meninjau stand pangan murah, stand UMKM serta layanan Pemberian Informasi Pengurusan Izin Edar Obat dan Makanan serta Pengujian Bahan Berbahaya pada pangan dengan Rapid Test yang dilaksanakan oleh BPOM. (adv)

Bulutangkis Termasuk Cabor Unggulan Provinsi Banten

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus melaksanakan pembinaan bibit atlet bulutangkis untuk ke pentas nasional dan internasional. Bulutangkis menjadi cabang olahraga unggulan Provinsi Banten di sejumlah even olahraga. 


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus melaksanakan pembinaan bibit atlet bulutangkis untuk ke pentas nasional dan internasional. Bulutangkis menjadi cabang olahraga unggulan Provinsi Banten di sejumlah even olahraga. Hal itu diungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pembinaan dan Pelatihan Olahraga (PPO) pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Firmansyah usai menghadiri Pembukaan 11th Yonex-Sunrise Doubles Special Championship 2023 di Hall DYSCWIBC Jl. Jelupang Raya No. 15 Pondok Agung, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (1/11/2023).

Menurut Firman, pembinaan atlet bulutangkis dilaksanakan dengan menggelar berbagai kejuaran, baik yang diselenggarakan Pemprov Banten maupun masyarakat. “Dengan kejuaraan Yonex  Sunrise, Pemprov Banten memberi apresiasi kejuaraan ini. Karena tujuannya memajukan bulutangkis di Provinsi Banten,” ungkapnya. Menurutnya, kejuaran tersebut merupakan, upaya menjaring bibit atlet bulutangkis untuk tingkat nasional hingga internasional.

Dikatakan, Pemprov Banten sendiri saat ini membina 6 atlet bulutangkis untuk di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) untuk tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Cabang olahraga bulutangkis termasuk cabang unggulan untuk meraih medali. “Usia 13-15 tahun untuk Popnas. Bulutangkis cabang prioritas, selalu memberikan medali,” ungkap Firman.

Ketua Panitia 11th Yonex-Sunrise Doubles Special Championship 2023 Candra Wijaya mengungkapkan, tujuan kejuaran untuk membantu PBSI melakukan pembinaan atlet bulitangkis. Selain itu, kejuaraan tersebut untuk mempopulerkan nomor ganda pada olahraga bulitangkis. 

Sebagai informasi, ajang bergengsi khusus ganda ini berlangsung pada 1-4 November 2023 di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC). Mempertandingan nomor boy's, girl's, mix's doubles kelompok umur 17 dan 19. Juga nomor senior doubles, senior doubles 100+, dan intern doubles. Kecuali nomor bulutangkis konvensional tersebut, untuk pertama kali juga digelar pertandingan nomor three on three gabungan usia 100+ dan 150+. Selain memperebutkan trofi, kejuaraan ini memperebutkan total hadiah Rp472 juta.

Kejuaraan dibuka oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan didampingi Ketua PBSI Provinsi Banten Sudarto Adinagoro dan Candra Wijaya. Pembukaan ditandai dengan pemukulan shuttlecock ke arah peserta. (Sal/Red)

Lepas Banten Fun Walk 2023, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Jalan Bersama Ribuan Masyarakat

 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti Banten Fun Walk 2023 bersama ribuan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pokja Wartawan Ekbispar Banten di Alun-Alun Barat Kota Serang.




Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengikuti Banten Fun Walk 2023 bersama ribuan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pokja Wartawan Ekbispar Banten di Alun-Alun Barat Kota Serang, Minggu, (15/10/2023). Al Muktabar menyatakan kegiatan ini merupakan media olahraga yang baik untuk tubuh yang mampu mempererat komunikasi antar sesama.

“Kegiatan ini dilakukan dengan baik sekali. Kolaborasi bersama beberapa pihak di samping sebagai kegiatan olahraga kita bisa juga mendorong komunikasi dengan sanak saudara,” ungkap Al Muktabar.

Menurutnya, komunikasi yang kembali tercipta, mampu menciptakan tubuh yang sehat dan bugar. Dimana, hal tersebut merupakan yang paling mendasar untuk bisa bekerja dengan baik dan melakukan aktifitas sehari-hari.

“Kalo sehat dan bugar, kita bisa bekerja dengan aktifitas sehari-hari. Dan dengan ini kita bangun bersama tali silaturahmi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat ini juga bisa dijadikan sebagai perputaran ekonomi yang terus dioptimalkan. Hal tersebut dilakukan melalui transaksi di UMKM yang ikut berkolaborasi memeriahkan kegiatan ini.

“Selain menjadikan kita sehat bugar, mudah-mudahan dengan terus kita giatkan ini. Tata kelola ekonomi dapat terus berjalan,“ tegasnya.

Al Muktabar juga berharap melalui kegiatan ini mampu menciptakan kebahagiaan yang bisa memberikan dampak bagi stabilitas daerah. Dengan begitu, bersama-sama bisa mempersiapkan pesta demokrasi tahun 2024 dengan baik dan bahagia. 

“Stabilitas daerah itu penting apabila terjadi komunikasi yang baik dengan masyarakat. Lalu namanya pesta demokrasi itu, kita harus bahagia dan kita sambut dengan riang gembira,” pungkasnya.

Sebagai informasi, peserta Banten Fun Walk dilepas dengan iringan marching band. Selain jalan santai, Banten Fun Walk juga dimeriahkan dengan berbagai acara dari mulai donor darah, pasar sembako murah, bazar UMKM hingga Samsat Keliling. (Rud/Red)

Satgas Antimafia Bola Polri Kembali Tetapkan 2 Tersangka Pengaturan Skor di Liga 2

 

Ketua Satgas Antimafia Bola, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, tersangka VW adalah mantan pemilik tim di Liga 2 yang memberi suap.




Satuan Tugas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan 2 orang sebagai tersangka suap pengaturan skor atau match fixing pertandingan Liga 2 musim 2018. Kedua tersangka yakni berinisial VW dan DR.

Ketua Satgas Antimafia Bola, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, tersangka VW adalah mantan pemilik tim di Liga 2 yang memberi suap.

"VW merupakan eks pemilik salah satu klub sepak bola yang berperan aktif sebagai pelobi wasit dan VW sendiri melakukan lobi dan meminta kepada perangkat wasit untuk memenangkan club Y dengan memberikan janji akan memberikan sesuatu," ujar dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, (12/10/2023).

Sementara itu, tersangka DR adalah pengurus tim yang berperan menyandang dana suap. Ia memberikan uang kepada VW untuk mengatur dan memenangkan pertandingan.

"Adapun motif tersangka DR melakukan penyuapan adalah untuk memenangkan klub Y agar dapat promosi ke Liga 1," katanya.

Dari pengungkapan kasus ini, Irjen Pol Asep yang juga menjabat sebagai Wakabareskrim Polri mengatakan, penyidik memperoleh alat bukti yakni keterangan saksi sebanyak 16 orang, keterangan ahli 6 orang, rekening koran pengiriman uang serta bukti petunjuk lainnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. Keduanya terancam pidana selama-lamanya 5 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp15 juta.

Sebelumnya Satgas Antimafia Bola Polri menetapkan sebanyak enam orang sebagai tersangka kasus pengaturan pertandingan atau match fixing pertandingan Liga 2 pada tahun 2018 oleh Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola Polri.

"Kami sampaikan bahwa diketahui terdapat wasit yang terindikasi terlibat dalam praktik match fixing pada pertandingan Liga 2 antara club X melawan club Y pada November 2018," ucap Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri, kepada wartawan, Rabu (27/9/2023).

Asep mengatakan keenamnya berinisial K dan A selaku kurir pengantar uang. Selanjutnya, R dan A selaku wasit tengah dan cadangan, K dan R selaku asisten wasit. 

Modusnya, mereka melobi wasit yang mengawal pertandingan memudahkan kemenangan bagi tim yang membayar. (Rud/Red)

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Terapkan Pola Hidup Sehat dan Aktif

 


Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggelar Senam Sehat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang.


Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggelar Senam Sehat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (15/9/2023). Kegiatan tersebut  mengusung tema Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh. 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan senam sehat tersebut merupakan rangkaian peringatan  Hari Kesatuan Gerakan PKK dalam mendorong pola hidup yang sehat dan aktif. "Dalam momentum ini yang didorong TP PKK Banten, mengajak masyarakat  menerapkan pola hidup yang aktif," ungkap Al Muktabar usai mengikuti Senam Sehat.

Dikatakan, dengan hidup yang aktif tentunya akan membuat tubuh sehat dan bugar. Setelah tubuh sehat dan bugar maka seseorang dapat berproduktif dalam kehidupan sehari-harinya. "Karena dengan aktif, kita akan produktif. Itu filosofinya kita mengkampanyekan hidup aktif," katanya.

Selain mendorong pola hidup yang sehat dan aktif, Al Muktabar menuturkan TP PKK Provinsi Banten saat ini juga melakukan pendampingan kepada pelaku usaha binaan guna meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM.

"Jadi Ini kolaborasi dengan segenap stakeholder, termasuk para pelaku UMKM, PKK juga mendorong agar pelaku usaha untuk dapat menggunakan dan tersambung pada toko digital," imbuhnya.

"Hal itu juga berkolaborasi dengan Universitas Indonesia dalam melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha," sambungnya.

Sementara, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyampaikan PKK memiliki peran dalam membina para pelaku UMKM. Pembinaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

"TP PKK Banten bekerjasama dengan UI melakukan sekolah online sebagai pendampingan kepada pelaku usaha dalam proses bisnis, kurasi kemasan hingga pemasaran, khususnya pemasaran digital," ujarnya.

Sehingga, Tine berharap dengan dilakukan pendampingan tersebut dapat meningkatkan kemampuan ketahanan ekonomi keluarga. "Dan diharapkan mampu mendukung perekonomian di Provinsi Banten dan Indonesia," jelasnya.

Di tempat yang sama, salah satu Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Rambat Lupiyoadi menuturkan, adanya pembinaan kepada para pelaku UMKM dengan berbasis sekolah online tersebut dapat terjangkau  secara luas. "Itu bisa menjangkau ke berbagai pelosok dengan adanya sekolah online yang digagas PKK," tuturnya.

Bahkan, kata Rambat, selama pendampingan yang dilakukannya para pelaku UMKM sangat berantusias. Hal itu terlihat ketika mengerjakan tugas yang diberikan. "Mereka sangat antusias terbukti dari pengerjaan tugas," tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan senam sehat diikuti pegawai Pemprov Banten. Selain senam sehat, TP PKK Provinsi Banten menggelar pameran UMKM dan pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (Sal/Red)

Bangganya Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Badak Bercula Satu Menjadi Maskot Piala Dunia U-17

 

untuk maskot turnamen FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023, yakni Bacuya (Badak Cula Cahaya). Badak bercula ini mengacu pada nama hewan asli Indonesia. 



Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah meluncurkan lambang resmi Piala Dunia U-17 atau FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023. Lambang itu terinspirasi oleh merah putih warna bendera nasional Indonesia, laut biru kehijauan dan arusnya yang mengalir melintas Nusantara. Kemudian, mahkota bergambar bola mewakili hasrat global akan permainan yang digemari seluruh dunia.

Sementara, untuk maskot turnamen FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023, yakni Bacuya (Badak Cula Cahaya). Badak bercula ini mengacu pada nama hewan asli Indonesia. Bacuya diharap berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Banten Al Muktabar mengaku bangga atas dipilihnya Badak Jawa atau yang dikenal Badak Bercula Satu sebagai maskot turnamen FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023.

Terlebih, kata Al Muktabar, Badak Bercula Satu tersebut merupakan hewan endemik Indonesia yang dilindungi, dimana hewan itu hanya dapat ditemukan di Provinsi Banten tepatnya di Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

"Itukan hewan yang langka dan keberadaannya di Banten. Maka secara entitasnya bahwa kita perlu kenalkan ke dunia, disamping dunia telah mengetahuinya. Tapi kita mengenalkannya dengan posisi Banten dan itu baik sekali," ungkap Al Muktabar kepada wartawan, Kamis (7/9/2023).

Al Muktabar juga berharap dengan jadinya  Bacuya sebagai maskot turnamen FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023 dapat mendorong semua pihak untuk bersama-sama berperan dalam menjaga dan melestarikan Badak Bercula Satu tersebut.

"Mudah-mudahan ini bisa kita gunakan sebagai kemaslahatan masyarakat Banten dengan dijadikannya Badak Bercula Satu, icon yang berasal dari Banten," katanya.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, filosofi maskot Bacuya adalah badak jawa muda sangat pemalu dan pendiam. Terlepas dari karakteristik ini, rasa ingin tahunya memaksa untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu. Nuansa rumput hijau memotivasinya sampai dia menemukan sepak bola.

Tiba-tiba sesuatu yang luar biasa terjadi. Tanduknya menyala dengan warna-warna baru. Momen ini yang mengubah Bacuya. Setiap kali bermain sepak bola dengan seseorang, tanduk Bacuya akan bersinar lebih terang. Energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang sama dengan energi yang menerangi Bacuya. 

Bacuya adalah pembela yang memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Dia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepak bola. Bacuya siap bangkit bersama generasi baru. (Rud/Red)

POPNAS XVI Sumsel 2023, Cabor Renang Tambah Raihan Emas Kontingen Provinsi Banten



Kontingen Provinsi Banten Cabang Olahraga (Cabor) Renang kembali menyumbang 1 medali emas pada nomor pertandingan 200 Meter Gaya Kupu-kupu Putri pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Sumatera Selatan.



Kontingen Provinsi Banten Cabang Olahraga (Cabor) Renang kembali menyumbang 1 medali emas pada nomor pertandingan 200 Meter Gaya Kupu-kupu Putri pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Sumatera Selatan Tahun 2023 di Palembang. 

Mendali emas tersebut diperoleh atas nama Michelle Surjadi Fang.

Selain mendali emas, Michelle juga telah meraih sejumlah medali pada Cabor renang pada beberapa nomor pertandingan.

Diantaranya, tiga (3) medali perak terdiri dari nomor pertandingan 200 M Gaya Ganti Perorangan Putri, 400 M Gaya Ganti Perorangan Putri dan 200 M Gaya Punggung Putri. 

Tidak hanya itu, Michelle juga meraih satu (1) medali perunggu pada nomor pertandingan 100 M Gaya Punggung Putri.

Sebagai informasi, untuk sementara pada Cabor Renang di POPNAS XVI Sumatera Selatan tahun 2023, kontingen Provinsi Banten telah memperoleh delapan (8) medali, terdiri dari dua (2) medali emas, empat (4) medali perak dan dua (2) medali perunggu.

Berdasarkan data sementara perolehan medali pada POPNAS XVI Sumatera Selatan tahun 2023 hingga Jumat (1/9) pukul 20.25 WIB, kontingen Provinsi Banten telah memperoleh tiga puluh empat (34) medali, yabg teridiri dari tujuh (7) medali emas, sebelas (11) medali perak dan enambelas (16) medali perunggu. (Sal/Red)

Kontingen Banten pada Cabor Taekwondo Raih 5 Medali Pada Popnas XVI di Palembang

 



Kontingen Provinsi Banten Cabang Olahraga (cabor) Taekwondo pada  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI Palembang Tahun 2023 raih 5 medali. 


Kontingen Provinsi Banten Cabang Olahraga (cabor) Taekwondo pada  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI Palembang Tahun 2023 raih 5 medali. Adapun rinciannya sebanyak 2 perak dan 3 perunggu. 

Medali Perak diraih Ellandro  pada kelas Kyorugi U-68 kg Putra dan Innayah kelas Kyorugi U-49 Puteri. Ellandro Atera Putera, yang juga siswa SMPN 4 Kota Tangerang Selatan, meraih Medali Perak setelah mengalahkan lawannya dari Provinsi Sumatera Selatan pada babak semifinal. Sementara pada babak final Ellandro harus mengakui keunggulan lawannya dari Provinsi Kalimantan Timur dengan skor 3-1.

Sementara medali Perunggu disumbangkan oleh Andika Septian pada kelas Poomsae Individual Putera Recignice Bunga Dewi Fikria pada kelas Poomsae Individual Puteri Recignice dan Syahla Tazkia Khansa pada kelas Kyorugi U-42 Kg Putri. 

Orang tua Ellandro, Heru Tri Styaningtyas mengaku bangga atas raihan medali perak tersebut. Heru juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang sudah mengikutsertakan anaknya dalam ajang Popnas XVI tahun 2023 di Palembang. Heru berharap Ellandro terus bisa berprestasi dan bisa membawa harum Banten

Untuk itu, lanjutnya, dirinya terus mendorong dan memotivasi anaknya agar berprestasi. Dia tidak segan-segan menyertai anaknya ketika mengikuti berbagai kejuaraan. Seperti saat ini, ketika Ellandro mengikuti Popnas XVI tahun 2023 di Palembang, Heru beserta keluarga menyertai Ellandro ke Palembang, Sumatera Selatan.

Heru menjelaskan, Ellandro menekuni taekwondo sejak kelas 1 SD. Tiap hari kamis dan minggu latihan secara  reguler.

Selama itu pula, aktif dalam setiap pertandingan-pertandingan untuk mengasah kemampuan dan mental tandingnya.

Sejak bulan September 2022, Ellandro masuk ke tim SLOMPN (Sentra Olahragawan Muda Potensial Nasional) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. SLOMPN merupakan salah satu DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) dibawah bimbingan Kemenpora RI. Atlet-atlet dalam DBON ditempa untuk bisa diproyeksikan ikut bertanding pada Olimpiade 2032 di Brisbane, Australia. (Sal/Red)

Kontingen Cabor Judo Provinsi Banten Raih 5 Medali POPNAS XVI Sumsel 2023

  


Kontingen Provinsi Banten dari Cabang Olahraga (Cabor) Judo meraih lima (5) medali pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Sumatera Selatan.



Kontingen Provinsi Banten dari Cabang Olahraga (Cabor) Judo meraih lima (5) medali pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Sumatera Selatan Tahun 2023 di Palembang. Lima (5) medali tersebut terdiri dari  1 medali emas, 1 medaii perak dan 3 medali perunggu.

Ketua Pelatih Cabor Judo Kontingen Provinsi Banten Haerviner mengatakan medali emas diraih oleh Ratu Hanna Aqiela Salsabila pada nomor pertandingan minus 44 KG - Putri asal sekolah SMA Negeri 11 Kota Tangerang.

"Pada saat final kita bertemu dengan kontingen Lampung dan Alhamdulillah kita berhasil meraih medali emas," ungkap Haerviner, Kamis (31/8/2023).

"Pada babak penyisihan kita bertemu DIY, Jawa Barat kemudian Jawa Tengah," katanya.

Sedangkan, kata Haerviner, medali perak diraih oleh Edward Wimar Sijabar di kelas 66-73 KG - Putra asal SMA 11 Kabupaten Tangerang. Selanjutnya untuk 3 perunggu diraih Rafael Wimar Sijabat di kelas +81 KG dan Layla kirania Balqis di kelas 48-52 KG - Putri asal SMAN 11 Kabupaten Tangerang serta Septiana Putri di Kelas 52-57 KG - Putri asal SMPN 6 Pasar Kemis.

Haerviner juga menyampaikan, sebelum bertanding para atlet diberikan beberapa arahan, diantaranya untuk dapat fokus dan semangat selama bertanding.

"Tidak mudah menyerah serta bertanding sesuai apa yang telah disampaikan pada saat berlatih," imbuhnya.

Dikatakan, sebelum mengikuti POPNAS XVI Sumatera Selatan tahun 2023, para atlet mengikuti pelatihan selama 4 bulan.

"Ya kita lakukan Pelatda POPNAS itu 3-4 bulan, mereka berlatih dan Alhamdulillah ini hasilnya," tandansya. (Sal/Red)